Breaking News

11 Siswa Berprestasi Siap Wakili Indonesia Dalam AJang World Creativity Festifal di Korea

Indonesia kembali kirimkan delegasinya dalam ajang World Creativity Festifal 2011 (WCF) di Korea. Ini merupakan tahun ke tiga Indonesia berpartisipasi dalam ajang WCF yang melibatkan para pelajar Sekolah Menengah Pertama. Sebanyak 11 pelajar berprestasi akan bertolak ke Korea sore hari pada Kamis, 6 Oktober 2011.

Para siswa delegasi Indonesia ini dilepas secara resmi oleh Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi, Idwan Suhardi di Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) pada Kamis (6/10) kemarin. Dalam sambutannya Beliau menyampaikanbahwa kreatifitas siswa dalam melakukan penelitian tidak hanya sebatas sains dan teknologi, tetapi dapat juga pada hal lain seperti makanan. Seperti diketahui bahwa Rendang yang berasal dari Padang Sumatera Barat menempati nomor urut pertama sebagai salah satu makanan yang terlezat di dunia menurut versi CNN. Disusul nasi goreng di urutan kedua dan sate diurutan ke 14. Idwan Suhardi menyatakan ini karena teringat salah satu materi siswa yang membawakan tentang jenis makanan pare.

World Creativity Festival (WCF) merupakan kegiatan tahunan khusus bagi siswa cerdas dan berbakat istimewa tingkat SD dan SMP yang diselenggarakan di kampus Korea Advanced Institute for Science & Technology (KAIST). Tuan rumah adalah KAIST dan the Korean Society for the Gifted (KSG), sedangkan pendanaan berasal dari Daejeon Metropolitan City dan Ministry of Education Science & Technology.

Direktur PP-IPTEK, Sukro Muhab berpesan dalam sambutannya kepada seluruh siswa yang berangkat ke ajang WCF bahwa “mereka yang ikut serta dalam kegiatan ini merupakan para siswa terpilih dan berprestasi, maka jagalah nama baik Indonesia di mata dunia, ciptakan prestasi setinggi-tingginya karena pelajar Indonesia tidak kalah dari para pelajar dari Negara lain yang turut serta dalam WCF ini, hal ini dapat dilihat dengan berhasilnya pelajar Indonesia meraih medali emas pada tahun lalu di ajang WCF”.

Sebelumnya, para pelajar delegasi Indonesia ini telah lebih dahulu mendapatkan pembekalan oleh Jeny Kaligis yang merupakan sciencetific officer PP-IPTEK mengenai cara melakukan riset sederhana mulai dari pengamatan sampai pembuatan alat sederhana, pemahaman budaya serta penguasaan dalam penggunaan bahasa inggris.

Para pelajar ini akan bersaing dengan pelajar dari berbagai Negara seperti Korea, China, Taiwan, Thailand, Mexico, Singapore, Arab Saudi, dll pada 9-10 Oktober 2011.(pp-iptek)

Tidak ada komentar