Pusat Peragaan Iptek

Website resmi PP-IPTEK

Tesla Coil dan Sangkar Faraday

Spektakulernya alat peraga terbaru di PP-IPTEK.

Paket Hemat Kunjungan

Dapatkan diskon khusus dengan PaHeKu.

2015, Tahun Cahaya Internasional | Pendaftaran Kompetisi Roket Air Regional Jabodetabek telah dibuka!

Rabu, Mei 17, 2017

PENDAFTARAN KOMPETISI ROKET AIR REGIONAL (KRAR) JABODETABEK TELAH DIBUKA

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menyelenggarakan Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) Jabodetabek pada tanggal  26 - 27 Agustus 2017 di PP-IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). 

Kompetisi Roket Air merupakan kegiatan sains interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam bidang teknologi keantariksaan dan kedirgantaraan, di mana roket air digunakan sebagai alat bantunya. Kompetisi roket air ini dapat diikuti oleh pelajar siswa SMP atau SMU yang berusia 12-16 tahun. Dalam kompetisi ini, peserta akan adu keterampilan dalam mendesain dan meluncurkan roket air berdasarkan zona sasaran yang sudah ditentukan oleh penyelenggara kompetisi di tingkat internasional. 

Pemenang KRAR berhak mengikuti kompetisi roket air tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada bulan September 2017 di Serpong, Tangerang, kemudian akan mendapatkan 6 (enam) peserta terbaik yang berkesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi roket air internasional, Water Rocket Event - 22th Asia Pacific Regional Space Agency Forum (WRE - APRSAF-21)  yang tahun ini akan diselenggarakan di India pada bulan November 2017.


Kamis, Desember 29, 2016

Peresmian Alat Peraga KJSA 2016 di PP-IPTEK

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan PT Kalbe Farma, Tbk menyelenggarakan acara Peresmian Alat Peraga Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2016. Kegiatan ini dilaksanakan di PP-IPTEK Taman Mini Indonesia Indah pada Kamis, 29 Desember 2016.

KJSA adalah ajang lomba karya sains untuk siswa tingkat sekolah dasar di Indonesia. Program ini dimulai sejak tahun 2011 dan dilaksanakan terus setiap tahunnya. Bidang yang dilombakan meliputi sains, baik IPA, Matematika, Teknologi, dan ilmu lainnya yang berkaitan dengan sains.

Dalam kegiatan ini terdapat 9 alat peraga yang diserahkan pihak PT Kalbe Farma, Tbk kepada PP-IPTEK. Alat-alat peraga ini berasal dari karya para pemenang KJSA 2016. Alat peraga ini pun menambah koleksi di PP-IPTEK sehingga memberikan pembelajaran baru untuk para pengunjung.

Serah terima alat peraga dilakukan oleh pihak PT Kalbe Farma, Tbk kepada Kuasa Pengguna Anggaran PP-IPTEK, Zulfan Adrinaldi. “Dari KJSA 2016 ini diharapkan dapat menginspirasi putra putri Indonesia sejak dini,” ucap Zulfan Adrinaldi dalam sambutannya.

KJSA 2016 diikuti oleh 917 karya yang berasal dari 358 sekolah di 23 provinsi dari berbagai sekolah dasar di Indonesia. Dengan seleksi yang cukup ketat, terpilihlah 9 karya sains terbaik. Kesembilan karya sains alat peraga itu ialah sebagai berikut.

Kesembilan pemenang unggulan yang terpilih ialah sebagai berikut:
1. Juan Carlo Vieri & Eugenia Aileen Putrijaya dari SD Intan Permata Hati East Surabaya dengan karya Alat Pendeteksi Kesesuaian Buku dengan Jadwal Pelajaran.

2. Ahnaf Fauzy Zulkarnain dari SDN Karangrejek II Kabupaten Gunung Kidul dengan karya Alat Perontok Jagung dan Pasah Singkong/Pisang.

3. Muhammad Daffa Rizki Ferdiansyah & Alya Salsabila Bisri dari SD Muhammadiyah 2 Gresik dengan karya Angin Muda Ceria.

4. Yesaya Sandya Putra Prabaswara & Josephine Meisya Candrakanti dari SD Kristen Widya Wacana Jamsaren Solo dengan karya Kancing Difable. Ide pembuatan karya ini karena salah satu adik kelas mereka mengalami disabilitas sehingga kesulitan memakai seragam sekolah. Oleh karena itu, mereka berinisiatif mengganti kancing baju dengan magnet supaya lebih mudah digunakan karena daya magnet akan otomatis tertarik dengan sendirinya jika berdekatan.

5. Callista Samantha Dina Charis dari SD Kanisius Jepara dengan karya Kandang Cerdas Teknologi Android. 

6. Muh. Uswah Syukur dari SD Negeri 71 Pare Pare dengan karya Portable Tangki Air WC Jongkok. 

7. Ardelia Luthfi Agata & Dewi Febria Adhaneira dari Young Edu Sains Surakarta dengan karya Sitonal Pemetik Buah (Tongkat Pipa yang di dalamnya Ada Anak Panah). 

8. Nasya Nadhira Ghazyah & Nadiya Rahma Ihsandari dari SD Muhammadiyah Manyar Gresik dengan karya TOMAT (Detektor Membaca Sehat). 

9. M. Attariza Wanggono dari SDIT AT-Taqwa Surabaya dengan karya Tongkat Penuntun Surga. 

Dari kesembilan karya sains tersebut, Sitonal Pemetik Buah (Tongkat Pipa yang di dalamnya Ada Anak Panah) menjadi pemenang favorit KJSA 2016. Karya ini memang paling menarik perhatian. 

“Mudah-mudahan ke depannya akan terus berlangsung. PP-IPTEK menerima hasil kreasi dari para pemenang. Ada 9 alat peraga yang nantinya akan menjadi sesuatu yang menarik dan meningkatkan keingintahuan anak-anak untuk mendalami sains,” ungkap Zulfan Adrinaldi.

Senin, November 28, 2016

Asyiknya Berbagi Cerita Sains di PRPP Semarang

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan kegiatan “Berbagi Cerita Sains" pada tanggal 26-30 November 2016 bertempat di Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Semarang. 

Kegiatan Berbagi Cerita Sains merupakan kegiatan berbasis sains interaktif yang mewadahi pelajar untuk mengenal, mempelajari dan memahami, ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan-kegiatan sains interaktif, guna memotivasi generasi muda untuk ikut serta dan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berbagi Cerita Sains 2016 memiliki beberapa konten berbeda dengan tahun sebelumnya, di antaranya Science Camp, Science Creativity, Science Experiment, Demonstrasi Sains, dan Gelar Alat Peraga Interaktif.   Berbagi Cerita Sains sendiri merupakan kegiatan sains interaktif yang bersifat outdoor dengan konten materi ilmiah terkait alam, lingkungan, teknologi, dan inovasi di masa yang akan datang. Kegiatan ini disajikan secara kreatif, inovatif, dan interaktif.

Kegiatan diawali dengan Science Camp yang dilaksanakan pada 26-27 November 2016 di Taman Mini Jawa Tengah PRPP. Science Camp merupakan kegiatan berbasis sains interaktif yang mewadahi pelajar SMP dan sederajat untuk bersaing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, guna memotivasi generasi muda untuk ikut serta dan berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menumbuhkan kecintaan pada alam dan lingkungannya. Science Camp ini diikuti 48 siswa dari sekolah di wilayah Semarang.

Hari berikutnya pada 28 November 2016 diselenggarakan peresmian Jateng Science Center yang diresmikan oleh Ophirtus Sumule, Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti didampingi Titah Listiorini, Direktur PRPP Semarang.

Kemenristekdikti memberikan hibah 10 alat peraga kepada Jateng Science Center di antaranya, yaitu Menebak Tanggal Lahir, Halilintar, Baterai Tangan, Jembatan Lengkung, Bola Listrik, Katrol, Menurun ke Atas, Harpa Tanpa Dawai, Energi vs Daya, dan Gyro Extreme. Sebelum peresmian yang dilakukan Kemenristekdikti, ternyata Jateng Science Center telah memiliki berbagai alat peraga yang dibuat oleh staf Jateng Science Center sendiri.

Kegiatan lainnya terdapat Science Creativity untuk siswa SMP. Kegiatan ini mengajarkan siswa belajar mengenai satelit sehingga mereka dapat menemukan lokasi yang telah ditentukan di daerah Semarang. Workshop ini diikuti 233 siswa dari berbagai sekolah di wilayah Semarang.

Selain itu, PP-IPTEK juga mengundang 2 siswa pemenang Water Rocket Event APRSAF-23 yang diselenggarakan di Manila, Philipines. Dua siswa terbaik Bayu Dwi Tjahyono dan Alfian Pebriansyah telah mengharumkan nama bangsa dalam ajang internasional. Semoga semakin banyak generasi muda penerus bangsa yang dapat membanggakan bangsa dan negara di bidang sains dan iptek.

Sampai jumpa di kegiatan Berbagi Cerita Sains tahun depan.