Logo Pusat Peragaan Iptek

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kontes Robot 2014

Kontes Robot dengan tema Robot Agrikultur untuk siswa SMP dan SMA se-Indonesia.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Buy One Get One Free

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Blog Archive

Pendaftaran Kontes Robot 2014 mulai 1 September 2014 sampai 1 Oktober 2014

Jumat, Oktober 17, 2014

Rapat Kerja PP-IPTEK 2014: Peran Strategis PP-IPTEK dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing

Rapat Kerja PP-IPTEK 2014


Dalam rangka menyatukan pemikiran seluruh staf dan karyawan serta menyebarluaskan informasi terkait dengan apa yang sedang atau akan dilakukan oleh Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), science center pertama di Indonesia ini melaksanakan rapat kerja (raker) yang secara rutin dilakukan setiap tahun. Raker tahun ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 13-14 Oktober 2014 di Cisarua, Bogor dengan mengangkat tema "Peran Strategis PP-IPTEK dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing."

Agenda utama raker kali ini membahas tentang kotak jabatan dalam struktur organisasi satker BLU PP-IPTEK, program unggulan PP-IPTEK ke depan, serta sinergitas kegiatan antara Asdep Iptek Masyarakat (Asdep IM) dengan PP-IPTEK. Faktor kotak jabatan disusun untuk membuat gambaran atau peta jabatan fungsional apa saja yang dibutuhkan sehingga dapat menentukan struktur organisasi PP-IPTEK yang dapat mengemban misi serta mengakomodasi tantangan yang akan dihadapi 5 tahun kedepan. Misi PP-IPTEK adalah meningkatkan peran aktif sebagai “agen pembaharuan” di masyarakat dalam pengembangan  kreativitas dan inovasi  iptek, mengembangkan pembelajaran publik di bidang iptek dalam mendukung program inovasi nasional, merintis pembangunan dan pengembangan science centre di daerah, serta mengembangkan PP-IPTEK sebagai referensi nasional science centre di Indonesia.

Asdep IM, Kemenristek, sedang memberikan pengarahan
Program unggulan PP-IPTEK ke depan yang dibahas dalam raker ini sendiri adalah mengenai revitalisasi dan pengembangan PP-IPTEK yang diharapkan sesuai dengan master plan yang telah dikembangkan. Sementara hasil diskusi sinergitas kegiatan Asdep IM menghasilkan beberapa poin-poin seperti kegiatan-kegiatan di lingkup Asdep IM masih dilaksanakan secara sendiri-sendiri di masing-masing kepala bidang (Kabid), terkesan belum ada sinergi, sehingga perlu dicari benang merahnya dalam upaya bersinerginya kegiatan; PP-IPTEK mempunyai posisi strategis dalam mensinergikan kegiatan-kegiatan di lingkup Asdep IM; agar diciptakan mekanisme sinergitas di bidang SDM antara unit kerja PP-IPTEK di TMII dengan Asdep IM di Pusat; dan perlu tindak lanjut forum diskusi, dalam mewujudkan sinergitas kegiatan Asdep IM.

Dalam sambutannya untuk membuka raker ini, Asisten Deputi Iptek Masyarakat, Deputi Pendayagunaan Iptek Kemenristek, Ahmad Dading Gunadi, menekankan pada tiga hal, yaitu bagaimana riset diterapkan di masyarakat; mekanisme apa yang harus dilakukan terkait dengan BLU, yaitu keuangan yang harus mengikuti prosedur, profesional dan benar serta kinerja untuk meningkatkan pelayanan agar masyarakat puas; serta efisiensi layanan, bagaimana meningkatkan kemampuan individu sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Kegiatan peserta Raker 2014 di hari kedua

Sementara itu, di akhir kegiatan, Direktur PP-IPTEK, Ari Hendrarto Saleh, memberikan beberapa kesimpulan yaitu, harapan ke depannya yang berkenaan dengan tema raker kali ini bahwa PP-IPTEK memiliki daya saing, dan untuk melakukan hal tersebut PP-IPTEK harus menunjukkan kinerja yang baik; disebutkan pula mengenai pembenahan internal, di mana PP-IPTEK membutuhkan SDM yang memenuhi daya saing; serta harapan mengenai kegiatan-kegiatan di Asdep IM Kemenristek yang dapat diikuti juga oleh PP-IPTEK.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan PP-IPTEK akan terus maju dan dapat menjalankan tugas serta visi misinya kepada masyarakat.

Rabu, Oktober 15, 2014

30 Tim Peserta Mengikuti Kontes Robot 2014 bertemakan Robot Agrikultur

Pemenang KRON 2014 Kategori SMA

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) merupakan wahana pembelajaran sains interaktif di bawah Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) yang berperan dalam pemasyarakatan dan pembudayaan iptek kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pelajar dan sekaligus menjadi wadah pengembangan inovasi sains dan teknologi bagi masyarakat Indonesia. Dalam perannya memasyarakatkan iptek kepada seluruh kalangan, PP-IPTEK menyajikan alat peraga sains dan program sains interaktif yang salah satu pendekatannya melalui berbagai kegiatan kompetisi iptek yang diperuntukan bagi pelajar di Indonesia.

Kontes Robot 2014 merupakan salah satu upaya PP-IPTEK, Kemenristek, yang bekerjasama dengan Departemen Fisika, Institut Pertanian Bogor (IPB) guna meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia dalam bidang inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan ini dibuat sebagai salah satu wadah bagi pelajar Indonesia yang mempunyai perhatian khusus pada teknologi perobotan dalam menuangkan inspirasi dan inovasi iptek yang dimilikinya melalui suatu ajang kontes yang mempertunjukan performa robot hasil dari rancangannya sendiri.

Peserta sedang mengalibrasi robot buatannnya



Kontes Robot 2014 diselenggarakan pada tanggal 11 dan 12 Oktober 2014 di PP-IPTEK, Kemenristek, yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Peserta Kontes Robot 2014 adalah pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK yang berasal dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang, Serang, Surabaya, Malang, Gresik, DI Yogyakarta, dan Palembang yang keseluruhannya berjumlah 30 tim yang mempertunjukan robot hasil rancangannya sendiri kepada para peserta lainnya dan dewan juri. Kegiatan dibuka pada tanggal 11 Oktober 2014 oleh Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Kemenristek, Pariatmono Sukamdo.

Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek, Kemenristek
Dalam sambutannya yang disampaikan dengan sangat menarik, Pariatmono Sukamdo memulai dari menyampaikan kasus-kasus yang terjadi di Indonesia maupun di negara lainnya dan santer dibicarakan belakangan ini di media massa sebagai bagian dari hasil kemajuan teknologi di Dunia. Pariatmono mengharapkan generasi-generasi muda Indonesia saat ini, khususnya para peserta Kontes Robot 2014 dapat menjadi “agent of change” bangsa Indonesia dalam bidang Iptek dan generasi yang mampu menguak rahasia kemajuan teknologi bangsa lain demi mempertahankan keutuhan bangsa. Turut hadir dalam acara pembukaan Kontes Robot 2014 yakni Asisten Deputi Iptek Masyarakat, Deputi Pendayagunaan Iptek Kemenristek, Ahmad Dading Gunadi, Ka. Biro Hukum Humas, Kemenristek, Agus Sediadi, Direktur PP-IPTEK, Ari Hendrarto Saleh, Ka.Program Pendidikan Departemen Fisika FMIPA IPB, Akhirudin Maddu dan perwakilan Kemenristek lainnya.

Kontes Robot 2014 yang mengusung tema “Robot Agrikultur” ini dilakukan dalam beberapa tahapan, dimulai dari tahap pendaftaran, pengiriman proposal desain dan video robot, tahap uji spesifikasi robot dan tahap presentasi yang dilakukan di hadapan para dewan juri dan dinilai yang kemudian penampilan ke-30 robot yang ada dipertontonkan kepada peserta lainnya di atas track atau jalur yang sudah disiapkan. Dari track/jalur yang telah tersedia dan disampaikan sebelumnya pada ketentuan Kontes Robot 2014 terdapat beberapa alternatif jalur yang harus dilalui oleh robot masing-masing tim untuk menuju lokasi tujuan, sehingga tiap tim harus melakukan pemrograman pada robotnya masing-masing demi sampai pada tujuan / garis finish. Penilaian dilakukan berdasarkan penilaian pada tahap presentasi yang menunjukan originalitas robot yang dibuat oleh tiap tim dan penilaian pada kecepatan waktu robot dapat sampai ke garis finish.

Peserta mempresentasikan robot buatan mereka di hadapan dewan juri

Setelah melihat kontes ke-30 tim tersebut, kemudian didapat hasil yang dinobatkan sebagai pemenang Kontes Robot 2014 berdasarkan penilaian dewan juri. Untuk pemenang Kontes Robot 2014 kategori SMP diperoleh Tim Palawija dari SMP Al Azhar 13 Surabaya sebagai Juara I, Tim Spensebaya 3 dari SMPN 1 Surabaya, Tim Subur dari SMPAl Azhar 13 Surabaya sebagai juara III, dan Juara Harapan 1-3 diperoleh oleh Tim Emerald dari SMPN 1 Surabaya, Tim Zapota dari SMP Muhamadyah 10 Jakarta dan Tim Sawabot dari SMP Al Azhar Yogyakarta. Sedangkan untuk pemenang kategori SMA diperoleh Tim Tikus Pekerja dari SMAN 1 Gresik sebagai Juara I, Tim Vencedor A dari MAN 1 Palembang sebagai Juara II, Tim Maro dari SMK Muhamadiyah 7 Gendonglegi Malang, dan sebagai Juara Harapan 1 – 3 diperoleh oleh SMK Muhamadiyah 7 Gendonglegi 7 Malang, SMA Bintara Depok dan Pesantren Riyadusholihin Serang. Selamat untuk para pemenang.

PP-IPTEK, Kemenristek, berharap kegiatan menarik ini dapat dimanfaatkan oleh pelajar di Indonesia, khususnya pelajar SMP dan SMA/SMK sebagai generasi muda penerus bangsa yang dapat berpikir inovasi dan menghasilkan inovasi-inovasi iptek lainnya demi kemajuan bangsa Indonesia. Salam Iptek!(humasppiptek)

Selasa, September 16, 2014

KJSA 2014: Exploring the Brain for a Better Tomorrow

Menteri Riset dan Teknologi dan Presiden Direktur Kalbe berfoto bersama para pemenang KJSA 2014

Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) adalah program lomba karya sains untuk siswa tingkat sekolah dasar di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh PT Kalbe Farma Tbk. Sesuai dengan komitmen Kalbe yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, melalui KJSA ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini. Selain itu juga dapat memberikan pemahaman yang tepat bahwa sains itu bukan sesuatu yang ditakuti, susah, tetapi hal yang menyenangkan dan mudah. Dapat mendorong anak-anak Indonesia untuk berpikir kritis, serta dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan dan tergerak untuk mengembangkan kreativitas dalam bentuk penciptaan karya ilmu pengetahuan.

Kalbe juga berharap jika kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sudah tumbuh, cita-cita menjadi peneliti sudah menjadi pilihan mereka. Namun tentunya hal ini perlu didorong oleh guru serta institusi sekolah yang harus menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi pengembangan minat dan kreativitas anak dalam bidang ilmu pengetahuan.

Peserta KJSA sedang menerangkan alat buatan mereka
Sejak pertama kali program ini diadakan pada tahun 2011, Kalbe selalu bekerja sama dengan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), mulai dari penjurian maupun pembuatan alat peraga interaktif yang akan dipamerkan pada saat pemberian award. Dari 18 karya finalis KJSA 2014 yang diundang ke Jakarta untuk memberikan penjelasan presentasi karya sains di hadapan tim juri, terpilihlah 9 pemenang yang akan mendapatkan penghargaan. Karya sains yang dibuat oleh para finalis mencakup bidang ilmu pengetahuan alam (IPA) terpadu, teknologi (terapan), serta matematika.

Pemberian penghargaan KJSA keempat kali ini mengangkat tema 'Exploring the Brain for a Better Tomorrow' dan dilaksanakan di Four Seasons Hotel, Jakarta, pada tanggal 14 September 2014. Dalam sambutannya, Presiden Direktur Kalbe, Irawati Setiadi, percaya akan pentingnya meningkatkan pemahaman akan dunia sains sehingga masyarakat semakin menyadari betapa besar peranan sains dalam mendukung terciptanya kemajuan yang berkelanjutan, kemandirian, serta kemakmuran dari suatu bangsa. Tantangan yang sekarang harus dihadapi bukan hanya mempertahankan apa yang telah dicapai namun juga bagaimana kita dapat terus dapat meningkatkan pencapaian tersebut. Generasi di masa depan diharapkan dapat meneruskan riset-riset yang sebelumnya telah dilakukan. Beliau juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak perusahaan maupun institusi dari industri lainnya yang berperan aktif dalam kegiatan seperti ini sehingga Indonesia dapat bersaing di tingkat global.

Presiden ketiga Republik Indonesia memberikan sambutan
Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, menuturkan bahwa banyak anak bangsa yang sebetulnya hebat. Hanya saja kemampuan mereka tidak tersalurkan. Beliau berterima kasih kepada Kalbe karena telah memunculkan bakat terpendam anak-anak melalui kegiatan ini. Beliau berharap semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang serupa.

Di akhir sambutan, Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie, menekankan tentang sinergi antara pembudayaan dan pendidikan. Keduanya harus seimbang, karena selain pendidikan, lingkungan juga mengambil peranan penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Kemerdekaan adalah syarat lain agar manusia dapat terus maju. Kita baru bisa unggul kalau dapat menguasai iptek serta selalu berpikir bebas (merdeka) untuk menerapkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuannya masing-masing.

PP-IPTEK berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia.(ppiptek)

Index Labels