Logo Pusat Peragaan Iptek

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Science Film Festival 2014

Science Film Festival diadakan secara serempak di 37 kota di Indonesia.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Science Film Festival 2014 di PP-IPTEK

Science Film Festival dapat diikuti secara gratis di PP-IPTEK mulai tanggal 14 - 28 November 2014.

Science Film Festival 2014 dapat diikuti di PP-IPTEK mulai dari tanggal 14 - 28 November 2014

Rabu, November 12, 2014

Pusat Peragaan Iptek sebagai Laboratorium bagi Mahasiswa

Demonstrasi peluncuran roket air sebagai aplikasi dari ilmu-ilmu fisika

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) merupakan sumber belajar bagi seluruh masyarakat, terutama para pelajar. Sebanyak 86% pengunjung PP-IPTEK memang kebanyakan berasal dari kalangan pelajar, yaitu TK, SD, SMP, dan SMU sementara sisanya berasal dari masyarakat umum dan keluarga. Di sini, para pengunjung dapat belajar langsung mengenai iptek dengan alat-alat peraga interaktif yang bermanfaat dan menyenangkan.

PP-IPTEK bisa menjadi tempat belajar yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Selain alat peraga interaktif yang dapat dipelajari langsung sambil dimainkan, PP-IPTEK juga memiliki program-program yang sangat berguna dan bermanfaat dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sains dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan
Ilmu sains yang disajikan di PP-IPTEK sebagian besar masih berupa ilmu-ilmu sains dasar dan menengah. Untuk tingkat lanjut dan perguruan tinggi dengan jurusan sains memang belum banyak terjangkau, karena PP-IPTEK belum banyak menyediakan program dan fasilitas yang sesuai dengan kurikulum mahasiswa sains. Akan tetapi, untuk mahasiswa kependidikan sains sesuai dengan PP-IPTEK karena nantinya mereka menjadi pemateri yang akan mengajarkan sains ke masyarakat.

Selama ini PP-IPTEK telah melakukan kerja sama, baik dalam program kegiatan maupun pengembangan alat peraga iptek interaktif, dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seperti kegiatan kontes robot, kompetisi kincir angin, pengembangan alat peraga launcher roket air, dsb. Ke depannya, PP-IPTEK ingin lebih banyak mengajak para mahasiswa, terlebih lagi mahasiswa jurusan matematika, ilmu pengetahuan alam (MIPA) serta teknik, agar semakin banyak terlibat dengan kegiatan PP-IPTEK serta menjadikan science center sebagai media penelitian dan pembelajaran. Dengan begitu, PP-IPTEK dapat menjadi media bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di perguruan tinggi kepada khalayak ramai. Para mahasiswa dapat menemukan inspirasi baru untuk bahan pembelajaran yang membuat pelajar dan pengunjung PP-IPTEK tertarik. Mereka juga dapat membantu dan merangkul pengunjung untuk mempelajari sains yang fun, mudah, dan bermanfaat.

Dengan Gyro Extreme pengunjung dapat belajar tentang gravitasi




Untuk mahasiswa teknik/sains, ke depannya PP-IPTEK akan menyediakan program dan fasilitas yang sesuai dengan bidang mereka, khususnya dalam pengembangan teknologi maritim, transportasi, energi, material maju, kesehatan dan obat, pangan, pertanian, hankam dan TIK. Sehingga seluruh mahasiswa sains pun dapat menjadikan PP-IPTEK sebagai tempat penelitiannya sendiri, selain di kampus. PP-IPTEK pun dapat menjadi wadah ajang kompetisi calon scientist hingga sampai tingkatan Asia bahkan dunia.

Well, welcome aboard guys.(delia ppiptek).

Senin, November 10, 2014

Peningkatan Layanan Pelanggan Melalui Standar Pelayanan Minimum (SPM)

Manajemen Pusat Peragaan Iptek
Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan bagi pengunjung, Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menerapkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sehingga fungsi layanan dapat mencapai tujuan yang diharapkan dan memenuhi SMART (Specific, Measurable, Attainable, Reliable dan Timely). Subtansi dari SPM mempertimbangkan kualitas layanan, pemerataan dan kesetaraan layanan serta biaya dan kemudahan layanan.

Sebagai alat untuk mengukur kualitas layanan yang diberikan, PP-IPTEK menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang datanya diambil melalui kuesioner yang mencakup SPM dengan melibatkan pengunjung sebagai responden dengan berbagai variasi profesi responden. Selain mendapat penilaian tentang kualitas layanan minimum, PP-IPTEK juga banyak menerima saran, keluhan serta kritikan dari pengunjung. Ini dapat dipahami sepenuhnya oleh PP-IPTEK karena pada dasarnya standar kepuasan masing-masing individu berbeda-beda. Untuk itu sebagai institusi yang berorientasi dan fokus kepada keinginan pelanggan (market oriented), PP-IPTEK berusaha memenuhi semaksimal mungkin hal-hal yang diinginkan dan diharapkan oleh pengunjung dengan melakukan pembenahan dan perbaikan di semua sektor pelayanan.

Untuk mengetahui kepuasan pelanggan, PP-IPTEK menerbitkan Laporan IKM setiap triwulan. Untuk triwulan III tahun 2014, hasil IKM PP-IPTEK mendapat nilai 3,89 yang berarti masuk dalam katagori Good/Bagus. Disamping ini sejalan dengan semangat Reformasi Birokrasi terkait dengan layanan pada masyarakat dan untuk mengukuhkan komitmen PP-IPTEK sebagai lembaga penyedia layanan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih efektif dalam upaya memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, PP-IPTEK sudah menjalankan layanannya sesuai kaidah ISO 9001:2008.

PP-IPTEK sudah tiga tahun terhitung bulan Desember 2011 mendapat sertifikat ISO 9001:2008 periode 2011-2014  untuk pelayanan Kunjungan Reguler bagi Customer dari Badan Sertifikasi SAi Global Indonesia kemudian diperpanjang setelah dilakukan audit Re-Sertifikasi PP-IPTEK pada bulan Nopember 2014. Hasilnya PP-IPTEK kembali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 untuk periode 2014-2017 untuk Pelayanan Kunjungan Reguler meliputi Layanan Galeri Peragaan yang terdiri dari 350 alat peraga interaktif dan Layanan Program yang terdiri dari Sanggar Kerja, Penemu Cilik, Film Ilmiah, Science Show, Tematik, Demo Sains, Demo Roket, Robotik dan Bird Flu Corner.

ISO 9001:2008 terkait manajemen mutu mengharuskan kerja manajemen PP-IPTEK bekerja secara professional sesuai dengan prosedur yang selalu dievaluasi secara rutin dan hal ini membutuhkan peran aktif manajemen PP-IPTEK untuk selalu memahami sistem ISO tersebut.

Jumat, November 07, 2014

Menonton Film Sains Gratis di PP-IPTEK



Science Film Festival (SFF) 2014 akan diselenggarakan di berbagai negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Kamboja, Mesir, Yordania, Republik Demokratik Rakyat Laos, Myanmar, kawasan Palestina, Filipina, Sudan, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Acara ini diselenggarakan secara internasional dari tanggal 13 Oktober sampai 14 Desember 2014. SFF di Indonesia sendiri berlangsung tanggal 13-28 November 2014. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang kelima di Indonesia. Untuk acara pembukaannya akan diadakan di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Jakarta.

SFF merupakan festival film dengan tema-tema sains yang mendidik, menyenangkan, dan menarik perhatian penonton. Acara ini tidak dipungut biaya (free) dan terbuka untuk siapa saja, khususnya anak-anak usia 9-14 tahun. Dari film sains ini anak-anak lebih mudah memahami dan mengerti sains sehingga membuat mereka ingin tahu lebih banyak tentang sains. Pemutaran film akan diselenggarakan di 38 kota seluruh Indonesia. Film pilihan untuk Indonesia terdiri dari 15 film dari 2 negara Asia, 10 negara Eropa, 1 negara Amerika Utara, dan 2 negara Amerika Selatan.

SFF diprakarsai oleh Goethe-Institut Thailand pada tahun 2005. Indonesia ikut serta menyelenggarakan SFF sejak tahun 2010. SFF menjadi perhelatan sains yang menduduki posisi unik di Asia Tenggara, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Film-film pilihan di festival ini menunjukkan bahwa sains dapat dikomunikasikan dengan cara mendidik sekaligus menghibur melalui media audio-visual.

SFF tahun ini bertema “Teknologi Masa Depan”, termasuk beragam sains kontemporer lainnya. Dengan tema ini SFF dapat mengeksplorasi sains yang luas dari teknologi inovatif melalui film sampai kegiatan diajang internasional. Pada tahun ini SFF menerima 277 film dari 50 negara, kemudian terpilih 78 film dari 27 negara yang menjadi program resmi internasional. SFF menayangkan film dalam 3 kategori, yaitu Family Edutainment, Ecology and Environment, serta Natural Science, Life Science & Technology, yang membawa pesan penting bahwa sains itu menyenangkan. Selain itu, film-filmnya diatur berdasarkan kelompok usia, yaitu early learnes (6-10 tahun), primary school (9-11 tahun), secondary school (12-16 tahun), dan young adults (17 tahun ke atas).

Dengan kerjasama antara badan-badan lokal dan internasional dari segi ilmiah, budaya, pendidikan, dan lingkungan, serta dukungan dari komunitas film dan televisi memungkinkan tercipta sarana dan prasarana yang efektif untuk mensosialisasikan ilmiah. Film akan ditayangkan secara non-komersial di berbagai museum, sekolah-sekolah, perguruan tinggi, serta tempat-tempat pendidikan lainnya dengan bantuan kerjasama yang tersedia untuk melaksanakan penayangan film-film tersebut.

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) ikut serta dalam menyelenggarakan SFF 2014 ini. Pemutaran film akan ditayangkan di ruang Auditorium PP-IPTEK mulai dari 14 sampai 28 November 2014. Pemutaran film ini dibagi dua sesi setiap harinya, yaitu sesi satu pukul 09.00-12.00 dan sesi dua pukul 13.30-15.00 WIB. Dalam satu sesi ditayangkan 3-4 film tergantung panjang durasinya. Ada film yang durasinya 2 menit, ada pula yang durasinya sampai 25 menit.

PP-IPTEK telah menyelenggarakan SFF dari tahun pertama sampai sekarang. Hal ini karena SFF memiliki pandangan yang sama dengan PP-IPTEK. Dalam program sains regular PP-IPTEK pun terdapat program Film Ilmiah yang memutarkan film-film tentang sains, baik alam, teknologi, lingkungan, dan manusia. Oleh karena itu, PP-IPTEK juga ingin terus ikut serta dalam SFF yang dapat menumbuhkan keingintahuan dan memudahkan anak memahami sains melalui tayangan film.

Pengunjung dapat menyaksikan SFF di PP-IPTEK ini dengan GRATIS, namun diharuskan untuk melakukan pemesanan seat terlebih dahulu pemutaran film berlangsung. Pemesanan dilakukan di PP-IPTEK sendiri ataupun di tempat-tempat lain yang telah ditentukan. Setiap pemutaran film diikuti berbagai aktivitas, kuis, dan percobaan. Sebelum atau sesudah menonton film, guru dan orang tua yang mendampingi anak dapat memberikan permainan dan eksperimen-eksperimen untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan. Dengan begitu, anak dapat berinteraksi langsung melalui film sains tersebut.

Informasi lebih lanjut silakan buka: Science Film Festival 2014
Pemesanan tiket di PP-IPTEK dapat menghubungi:
E-mail: humasppiptek@gmail.com
Telpon (021) 8401488
Fax (021) 8401487

Index Labels