www ppiptek-tmii.blogspot.com ppiptek.ristek.go.id

Selasa, Februari 07, 2012

Kunjungan Deputy Chief of Mission Kedutaan Singapura di PP-IPTEK

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) sebagai science center pertama di Indonesia selalu berusaha untuk dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada pengunjung yang datang. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan instansi lain dan science center lain di dunia.

Selasa 7 Februari 2012 lalu, PP-IPTEK baru saja menerima kunjungan dari perwakilan duta besar Singapura Gerard Ho, Deputy Chief of Mission Singapore Embassy bersama dengan pejabat Singapore Science Center, Clarence Sirisena dan Anna Tan, serta perwakilan dari PT. Kalbe, Sinta Deviyanti dan Irawati Koswara.

Pada kesempatan kunjungan ini, mereka diterima langsung oleh Direktur PP-IPTEK sukro muhab, serta Nada Darmiyanti S, Asisten Deputi Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional, Deputi Bidang Jaringan Iptek Kemenristek. “Kunjungan ini menjadi salah satu sarana yang bagus untuk dapat terus menjaga dan meningkatkan kerjasama yang memang sudah terjalin dengan baik antara PP-IPTEK dengan Singapore Science Center” demikian ucap Sukro Muhab saat mengantarkan para tamu ke galeri peraga PP-IPTEK.

PP-IPTEK dan Singapore Science Center memang telah menjalin kerjasama sejak beberapa tahun yang lalu. Hal ini selain dikarenakan jarak yang tidak terlalu jauh antara Indonesia dan Singapura, tetapi juga dikarenakan PP-IPITEK dan Singapore Science Center juga merupakan anggota dari Association of Science - Technology Centers (ASTC) yang merupakan asosiasi science center dunia.

Kerjasama yang terjalin ini meliputi pengembangan science center baik dari segi alat peraga maupun dari segi kualitas SDM pada science center tersebut. PP-IPTEK sendiri saat ini sedang mengembangkan satu wahana baru tentang Dinosaurus yang nantinya akan diberi nama Taman Jurrasic.(ppiptek)

[+/-] Selengkapnya...

Senin, Februari 06, 2012

Serunya ITB Fair 2012

Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali gelar Ajang ITB Fair. AJang yang berisi berbagai kegiatan dan pameran yang memiliki unsur teknologi, seni dan pendidikan ini digelar selamat 3 hari (3-5/2/12) di Kampus ITB jalan Ganesha Bandung. Sebagai kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa, kegiatan ini tergolong sukses, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang datang.

Kegiatan dibuka secara resmi pada Jumat malam dengan ditandai dengan pemasangan bohlam di bulb tree oleh perwakilan dari tiap himpunan di ITB dan pemukulan gong oleh Mohamad Reza Indradi, ketua pelaksana ITB Fair 2012 yang dilanjutkan dengan parade unit kegiatan mahasiswa serta penampilan dari Marching Band Waditra Ganesha (MBWG) ITB dan unit tari modern Infinity.

ITB Fair 2012 kali ini diikuti tidak hanya oleh himpunan mahasiswa ITB sendiri, tetapi juga diikuti oleh berbagai instansi lain baik negeri maupun swasta seperti Kemenpu, Pindad, dan PP-IPTEK.

Pada kesempatan ini Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) menghadirkan 6 alat peraga interaktif. Meskipun terlihat sederhana, tetapi karena sifat alat peraga yang interaktif dan dapat disentuh mainkan, serta mendidik, pengunjung yang berasal dari kalangan mahasiswa, pelajar dan umum ini terlihat sangat antusias untuk mencoba berbagai alat peraga yang ada.

6 alat peraga sains ini antara lain Gyroscop, Chaostic Pendulum, Generator Listrik, Ilusi Mata, Roda Gigi, dan Sel Surya. Selain menyajikan alat peraga interaktif, PP-IPTEK juga menyuguhkan berbagai demonstrasi sains sederhana yang juga melibatkan pengunjung. Dengan menggunakan berbagai alat dan bahan yang dapat diperoleh dengan mudah, pengunjung diajak bereksperimen dan membuktikan berbagai teori fisika yang ada.

Selain kegiatan pameran, ITB Fair 2012 ini juga diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan kompetisi. Salah satu kompetisi yang diselenggarakan dalam ajang ITB Fair kali ini adalah Pythagora Switch yang merupakan lomba pembuatan Pythagorean switch pertama di Indonesia. Pythagorean device, atau Rube Goldberg machine, adalah alat rumit yang dibuat untuk mengerjakan tugas sederhana. Lomba ini menantang pelajar SMA/MA/sederajat se-Indonesia untuk tidak hanya kreatif, tapi juga cerdas dalam menentukan dan merangkai trik-trik yang digunakan dalam Pythagorean device mereka.

Direktur PP-IPTEK, Sukro Muhab yang merupakan salah satu juri dalam kompetisi ini mengatakan bahwa lomba ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya inovasi dan kreatifitas para siswa sekaligus kemampuan mereka dalam bekerjasama untuk dapat menemukan solusi dari suatu masalah.

Setelah melalui persaingan yang ketat diantara 10 tim terbaik, akhirnya didapat 3 tim sebagai juara pada kompetisi ini. Juara pertama diraih oleh SMAN 1 Bogor, juara kedua diraih oleh SMA St. Aloysius 1 Bandung, sedangkan juara ketiga diraih ileh tim SMA Tambun.[ppiptek]

[+/-] Selengkapnya...

Selasa, Januari 31, 2012

Penyerahan Sertifikat ISO 9001:2008 dan Peresmian Wahana Robotik PP-IPTEK

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) yang merupakan instansi di bawah Kementerian Riset dan Teknologi (RISTEK) adalah suatu tempat pembelajaran nonformal yang menyajikan berbagai alat peraga sains yang interaktif dan dapat disentuhmainkan langsung oleh pengunjung.

Sejak awal berdiri di tahun 1991, PP-IPTEK telah dikunjungi oleh lebih dari 300 ribu orang setiap tahunnya. Sebagian besar dari pengunjung PP-IPTEK ini merupakan pelajar.

Untuk dapat tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengunjung, PP-IPTEK telah menjalankan Sistem Manajemen Mutu, dengan menerapkan Quality Control Circle (QCC) disetiap bagian sejak beberapa tahun yang lalu. “Pelayanan prima merupakan sesuatu yang harus dipenuhi untuk tetap menjamin kepuasan pelanggan saat berkunjung. Hal ini dibuktikan dengan berhasilnya PP-IPTEK mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 terkait standard pelayanan” demikian yang dikatakan Direktur PP-IPTEK, Sukro Muhab.

Penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 ini akan dilakukan pada Selasa, 31 Januari 2012 dan diserahkan oleh Direktur PT. SAI Global, I Wayan Susila yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Menteri Negara Riset dan Teknologi (Sesmenristek), Mulyanto.

Tidak hanya dari segi pelayanan prima yang diberikan, PP-IPTEK juga berusaha menjaga kepuasan pelanggan melalui pengembangan alat peraga di galeri. Saat ini PP-IPTEK telah memiliki lebih dari 300 alat peraga sains yang terbagi atas 15 Wahana seperti wahana Listrik dan Magnet, wahana Mekanika, wahana Matematika, dan lainya. Dan untuk melengkapi wahana yang sudah ada tersebut, Selasa ini Sesmenristek juga akan meresmikan satu wahana baru, yaitu wahana Robotik.

Wahana robotik yang diresmikan oleh Sesmenristek ini berisi 5 alat peraga robot antara lain Bioloid Robo yaitu robot humanoid yang dapat bermain bola dan menari, Si Pemburu Api merupakan robot berkaki (crawler) yang diprogram untuk dapat mencari keberadaan lampu api yang menyala kemudian mematikannya, lalu Asuro berupa robot anjing yang dapat berinteraksi dengan manusia serta benda-benda di lingkungan sekitar. Kemudian yang dua lagi adalah Naomi berupa robot humanoid (memiliki kesamaan ekpresi dengan manusia) yang dapat berinteraksi dengan manusia, dan Pengukur Canggih alat peraga berbentuk robot raksasa yang dapat mengukur tinggi dan berat badan manusia. Keberadaan wahana Robotik ini nantinya akan melengkapi lab robotik yang ada dan telah diresmikan tahun sebelumnya.

Untuk lebih melengkapi kemeriahan acara hari ini, PP-IPTEK juga akan menyelenggarakan Seminar Teknologi Robot dengan judul “Perkembangan Teknologi Robot dan Cara Mudah Membuat Robot” dengan narasumber Indra Adji Sulistiono, seorang pakar robot dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

“Dengan diadakannya seminar teknologi robot dan diresmikannya wahana Robotik ini, diharapkan dapat membuka wawasan, pengetahuan, dan pemahaman masyarakat terutama para siswa tentang pentingnya pembelajaran sains sejak dini, agar kita tidak tertinggal dan dapat bersaing dengan Negara-negara maju dimasa yang akan datang” lebih lanjut Sukro Muhab Mengatakan.

[+/-] Selengkapnya...

 

Pusat Peragaan Iptek - TMII | Design by Arif Prio Wibowo | copyright© 2008



-[ kembali ke atas ]-