Logo Pusat Peragaan Iptek

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kontes Robot 2014

Kontes Robot dengan tema Robot Agrikultur untuk siswa SMP dan SMA se-Indonesia.

Penemu Cilik

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Buy One Get One Free

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Blog Archive

Pendaftaran Kontes Robot 2014 mulai 1 September 2014 sampai 1 Oktober 2014

Selasa, September 16, 2014

KJSA 2014: Exploring the Brain for a Better Tomorrow


Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) adalah program lomba karya sains untuk siswa tingkat sekolah dasar di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh PT Kalbe Farma Tbk. Sesuai dengan komitmen Kalbe yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, melalui KJSA ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini. Selain itu juga dapat memberikan pemahaman yang tepat bahwa sains itu bukan sesuatu yang ditakuti, susah, tetapi hal yang menyenangkan dan mudah. Dapat mendorong anak-anak Indonesia untuk berpikir kritis, serta dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan dan tergerak untuk mengembangkan kreativitas dalam bentuk penciptaan karya ilmu pengetahuan.

Kalbe juga berharap jika kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sudah tumbuh, cita-cita menjadi peneliti sudah menjadi pilihan mereka. Namun tentunya hal ini perlu didorong oleh guru serta institusi sekolah yang harus menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi pengembangan minat dan kreativitas anak dalam bidang ilmu pengetahuan.

 Sejak pertama kali program ini diadakan pada tahun 2011, Kalbe selalu bekerja sama dengan Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), mulai dari penjurian maupun pembuatan alat peraga interaktif yang akan dipamerkan pada saat pemberian award. Dari 18 karya finalis KJSA 2014 yang diundang ke Jakarta untuk memberikan penjelasan presentasi karya sains di hadapan tim juri, terpilihlah 9 pemenang yang akan mendapatkan penghargaan. Karya sains yang dibuat oleh para finalis mencakup bidang ilmu pengetahuan alam (IPA) terpadu, teknologi (terapan), serta matematika.

Pemberian penghargaan KJSA keempat kali ini mengangkat tema 'Exploring the Brain for a Better Tomorrow' dan dilaksanakan di Four Seasons Hotel, Jakarta, pada tanggal 14 September 2014. Dalam sambutannya, Presiden Direktur Kalbe, Irawati Setiadi, percaya akan pentingnya meningkatkan pemahaman akan dunia sains sehingga masyarakat semakin menyadari betapa besar peranan sains dalam mendukung terciptanya kemajuan yang berkelanjutan, kemandirian, serta kemakmuran dari suatu bangsa. Tantangan yang sekarang harus dihadapi bukan hanya mempertahankan apa yang telah dicapai namun juga bagaimana kita dapat terus dapat meningkatkan pencapaian tersebut. Generasi di masa depan diharapkan dapat meneruskan riset-riset yang sebelumnya telah dilakukan. Beliau juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak perusahaan maupun institusi dari industri lainnya yang berperan aktif dalam kegiatan seperti ini sehingga Indonesia dapat bersaing di tingkat global.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, menuturkan bahwa banyak anak bangsa yang sebetulnya hebat. Hanya saja kemampuan mereka tidak tersalurkan. Beliau berterima kasih kepada Kalbe karena telah memunculkan bakat terpendam anak-anak melalui kegiatan ini. Beliau berharap semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang serupa.

Di akhir sambutan, Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie, menekankan tentang sinergi antara pembudayaan dan pendidikan. Keduanya harus seimbang, karena selain pendidikan, lingkungan juga mengambil peranan penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Kemerdekaan adalah syarat lain agar manusia dapat terus maju. Kita baru bisa unggul kalau dapat menguasai iptek serta selalu berpikir bebas (merdeka) untuk menerapkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuannya masing-masing.

PP-IPTEK berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi kemajuan ilmu pengetahuan Indonesia.(ppiptek)

Jumat, September 12, 2014

Cerdas Cermat SMA di PP-IPTEK dalam Rangka Memperingati Hari Ozon Internasional 2014

Dari sejak pertama kali diciptakan Bumi telah mengalami banyak perubahan. Isu mengenai lingkungan semakin banyak beredar seiring dengan semakin banyaknya aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Termasuk isu mengenai penipisan lapisan ozon yang semakin sering terdengar semenjak akhir abad ke-20. Sampai saat ini banyak sekali solusi-solusi yang sudah dikampanye-kan untuk menanggulangi hal tersebut, mulai dari yang bersifat lokal hingga internasional. 

Dalam rangka memperingati Hari Ozon Internasional yang jatuh pada tanggal 16 September 2014, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), bekerja sama dengan Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), menyelenggarakan Cerdas Cermat bertemakan ‘Ozon’ pada tanggal 10 September 2014, yang diikuti oleh 27 tim yang berasal dari 27 SMA se-DKI Jakarta. Materi yang dilombakan selain terkait dengan isu perlindungan lapisan ozon, juga mengenai ilmu pengetahuan umum, tujuh bidang fokus Kemenristek, serta kemampuan untuk mengamati alat peraga yang terdapat di galeri PP-IPTEK sendiri.

Selain Cerdas Cermat, peserta yang tidak lolos dalam babak penyisihan berkesempatan mengikuti Science Show Contest, di mana peserta membuat sebuah pertunjukan sains yang disesuaikan dengan kreatifitasan mereka masing-masing. Sebelum melakukan pertunjukan setiap tim diberikan bekal terlebih dahulu mengenai science show itu sendiri dan pada kompetisi ini setiap guru pendamping dilibatkan dalam penilaian masing-masing tim.

Cerdas Cermat Ozon ini dimenangkan oleh SMAN 4 Jakarta dan disusul oleh SMAN 90 Jakarta serta SMAN 58 Jakarta sebagai juara kedua dan ketiga. Selain itu terdapat SMAN 48 Jakarta, SMAN 16 Jakarta, dan SMAN 58 Jakarta yang secara berturut-turut menduduki juara harapan 1, 2, dan 3. Science show contest sendiri dimenangkan oleh MAN 18 Jakarta, SMAN 26 Jakarta, serta MAN 7 Jakarta.

Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KLH, Arief Yuwono, dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya memanfaatkan institusi science center, dalam hal ini PP-IPTEK, sebagai wahana pembelajaran sejak dini, dan dengan adanya Wahana Ozon dari KLH di galeri PPIPTEK, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya lingkungan terutama ozon ini. Selanjutnya, Deputi Pendayagunaan Iptek Kemenristek, Pariatmono, menekankan tentang kerjasama yang dapat terus dijalin di kemudian hari oleh kedua lembaga ini. Hal ini terkait dengan banyaknya pengunjung PP-IPTEK per tahun, di mana 80% diantaranya adalah generasi muda.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para generasi muda, khususnya pelajar, menjadi lebih paham mengenai kondisi lingkungan di sekitar kita dan termotivasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif untuk menjaganya agar tetap asri.

Jumat, September 05, 2014

Soft Launching Belitung Timur Taman Pintar




Salah satu tugas pokok Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) sebagai salah satu satker di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) adalah pendirian Pusat Peragaan Iptek di daerah. Dengan bertambahnya jumlah Pusat Peragaan Iptek Daerah ini, diharapkan dapat terbangun kesadaran masyarakat di daerah, khususnya generasi muda dan komunitas pemerhati iptek, untuk terus membudayakan iptek secara berkesinambungan sehingga tercipta generasi muda yang kreatif dan inovatif yang ditandai dengan meningkatnya inovasi di kalangan masyarakat.

Pusat Peragaan Iptek Daerah atau Pusat Sains Daerah, merupakan sarana membangun budaya iptek yang peranannya makin meningkat dari hari ke hari dan tidak terbatas kepada khalayak tertentu, karena pembelajaran tidak hanya oleh pengunjung tetapi juga pemandu dan komponen pendukung lainnya. Membangun sebuah Pusat Sains Daerah diperlukan sinergitas dan komitmen berbagai pihak terutama komitmen pimpinan tertinggi di daerah tersebut. Kedepannya diharapkan keterlibatan Perguruan Tinggi, Akademi Pendidikan, Sekolah Kejuruan (SMK) turut berkontribusi dalam membuat alat peraga melalui pemberdayaan generasi muda dengan inovasi dan kreatifitas mereka. Hal ini sangat membutuhkan peran aktif dari Dinas Pendidikan suatu Daerah.

Sebelum sampai kepada kegiatan soft launching ini, PP-IPTEK dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, dalam hal ini di bawah komando Bappeda Kab. Belitung Timur serta Bagian Umum Setda Belitung Timur, telah melakukan berbagai kegiatan seperti pelaksanaan diskusi informal (kunjungan Bupati Belitung Timur ke Deputi Pendayagunaan Ristek), dilanjutkan dengan kunjungan pihak Belitung Timur ke PP-IPTEK dan Taman Pintar Jogja, pelaksanaan FGD yang mengupas perlukah Pusat Sains di Belitung Timur dengan para stakeholder di Belitung Timur sehingga lahirnya surat keputusan Bupati Belitung Timur berupa SK Pengelola BTP, sampai pada keikutsertaan pihak Belitung Timur dalam Kongres I Asosiasi Science Center Indonesia (ASCI) di Sundial Padalarang Jawa Barat. Akhirnya diputuskan ke depannya bahwa pengelolaan BTP akan langsung di bawah Dinas Perpustakaan. BTP nantinya akan menjadi satu dengan Perpustakaan, di mana hal ini sangatlah relevan khususnya dalam lebih banyak menarik minat baca kepada generasi muda Belitung Timur, khususnya minat membaca hal-hal yang berkaitan dengan sains.


Soft launching Pusat Sains Daerah Belitung Timur Taman Pintar (BTP) di Manggar Belitung Timur dilaksanakan pada tanggal 3 September 2014, dan bertempat di Auditorium Zahari MZ sebagai tempat sementara, menunggu selesainya pembangunan gedung baru di awal November 2014. Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama secara langsung membuka acara ini sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kemenristek yang telah mengalokasikan anggarannya melalui Pusat Peragaan Iptek dalam memberikan sejumlah alat peraga sebagai koleksi awal dari BTP. Basuri juga menyampaikan bahwa masyarakat Belitung Timur akan dapat bersaing dengan masyarakat di seluruh pelosok di Indonesia melalui kecintaan terhadap iptek dan dapat mengaplikasikan iptek dalam kehidupan sehari. Jangan sampai SDM Indonesia hanya yang berkualitas keterampilan rendah, sehingga dapat dimanfaatkan oleh negara lain, dan bahkan bisa merendahkan citra Indonesia.

Sementara itu, Asisten Deputi Iptek Masyarakat, Momon Sadiyatmo, dalam sambutannya menjelaskan kesiapan Kemenristek untuk mendukung program-program Bupati Belitung Timur yang terkait dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi bagi kemajuan kualitas hidup masyarakat Belitung Timur seperti program yang mendukung swasembada pangan (padi) dan program energi bayu (angin) untuk listrik. Lebih lanjut, Momon Sadiyatmo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung Timur diharapkan mempunyai program untuk menambah koleksi alat-alat peraga iptek, karena PP-IPTEK tidak mungkin secara terus menerus membantu Belitung Timur dengan alat peraganya, mengingat masih ada 400 kabupaten lainnya di Indonesia yang menunggu kerjasama dengan PP-IPTEK.

Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai simbol dibukanya BTP dan dilakukan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kab. Belitung Timur dan PP-IPTEK, Kemenristek, serta Berita Acara Serah Terima Barang antara Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama, dengan Direktur PP-IPTEK, Ari Hendrarto Saleh, disaksikan oleh Sekda Belitung Timur, Kepala Dinas Perpustakaan serta pimpinan SKPD Kab. Belitung Timur dan para pimpinan TNI-Polri Belitung Timur. Selesai acara penandatanganan, acara dilanjutkan dengan melihat dari dekat alat-alat peraga bantuan Kemenristek yaitu 1 cluster Alat Peraga Energi terdiri dari 6 alat peraga : Energi Tenaga Surya, Baterai Tangan, Energi Tenaga Angin, Energi Tenaga Ombak, Pedal Generator, dan Daya vs Energi, dan 10 unit alat peraga iptek portable : Halilintar, Van de Graff, Bola Listrik, Menurun ke Atas, Ring loncat, Baterai Tangan, Uji konsentrasi, Katrol, Penyelam Cartesian, dan Piano Angklung. (ahs/ppiptek)

Index Labels