Pusat Peragaan Iptek

Website resmi PP-IPTEK

Tesla Coil dan Sangkar Faraday

Spektakulernya alat peraga terbaru di PP-IPTEK.

Paket Hemat Kunjungan

Dapatkan diskon khusus dengan PaHeKu.

2015, Tahun Cahaya Internasional | Pendaftaran Kompetisi Roket Air Regional Jabodetabek telah dibuka!

Senin, Agustus 29, 2016

200 Pelajar Mengikuti Kompetisi Roket Air Regional Jabodetabek di PP-IPTEK

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai lembaga pemerintah yang bergerak dalam pendidikan, pembelajaran, dan pengajaran iptek masyarakat, menyelenggarakan Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) Jabodetabek. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2016 di PP-IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Penyelenggaraan KRAR Jabodetabek 2016 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini KRAR Jabodetabek 2016 diadakan satu hari saja, namun dibagi wilayahnya. Untuk tanggal 27 Agustus 2016 peserta dari wilayah Jakarta dan Depok, sedangkan tanggal 28 Agustus 2016 peserta dari wilayah Bogor, Tangerang, dan Bekasi.

Kompetisi Roket Air merupakan ajang adu keterampilan bagi siswa berusia 12–16 tahun di bidang teknologi kedirgantaraan, dimana roket air digunakan sebagai media pembelajaran dalam memahami bidang ilmu tersebut. 

Sains masih menjadi bidang ilmu yang ditakuti oleh para pelajar hingga saat ini. Hal tersebut terungkap dalam workshop roket air yang termasuk dalam rangkaian kegiatan KRAR Jabodetabek 2016. Beberapa alasan yang disampaikan sebagian besar peserta ternyata belum berubah dari tahun ke tahun, seperti sains yang sulit dipelajari, ribet, dan terlalu banyak rumus yang harus dihafalkan.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PP-IPTEK untuk terus mengembangkan pembelajaran sains yang interaktif dan menyenangkan. Program workshop dan kompetisi roket air yang diselenggarakan PP-IPTEK secara rutin sejak tahun 2005 ini diharapkan dapat memenuhi tujuan tersebut. Selain mengasah kreatifitas, banyak pembelajaran sains yang dapat dipelajari oleh 205 peserta yang berasal dari 43 sekolah di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan KRAR Jabodetabek 2016 diawali dengan workshop roket air, kemudian dilanjutkan kompetisi pembuatan roket air. "Roket air merupakan aplikasi dari Hukum Newton yang dipelajari di sekolah," ujar Sri Wahyu Cahyaningsih, narasumber dalam workshop roket air. "Rumus diperlukan untuk menjelaskan hubungan antar variabel yang mempengaruhi," lanjutnya ketika memberikan pemahaman kepada para peserta.

Para peserta membuat 2 buah roket, masing-masing dibuat saat workshop roket air dan saat Kompetisi pembuatan roket air.

Tibalah saatnya kompetisi peluncuran roket air, yang sebelumnya dilakukan uji peluncuran bagi peserta yang ingin mencoba untuk mengetahui apakah roket yang dibuatnya dapat berfungsi dengan baik. Selanjutnya para siswa pun mulai berkompetisi meluncurkan roket-roketnya dengan 2 kali peluncuran roket air.

Dalam kompetisi ini, peserta adu kemampuan dalam menentukan besaran variable yang terdapat dalam roket air dengan zona sasaran yang sudah ditentukan, yaitu 70 meter dari peluncur ke titik pusat target. Petugas dan juri yang sudah siap di area peluncuran menghitung berapa besar jarak antara titik jatuh roket ke titik target. Nilai jarak yang terkecil menentukan pemenang dalam KRAR Jabodetabek 2016.

Berdasarkan keputusan dewan juri yang diketuai oleh Karya Subarman, berikut pemenang KRAR Jabodetabek pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2016:
1) Juara 1, Ersya Thoriq Eben dari SMP Muhammadiyah 36 Tebet Timur dengan jarak 0,76 meter.
2) Juara 2, Fairuz Zahira dari SMP Kosgoro Bogor dengan jarak 0,92 meter.
3) Juara 3, Ahmad Dava dari SMP Muhammadiyah 36 Tebet Timur dengan jarak 1,15 meter.
4) Harapan 1, Haifa Kanza Fazastya dari SMAIT Nurul Fikri Depok dengan jarak 1,2 meter.
5) Harapan 2, Shakira Kusuma Narda dari SMP Global Mandiri Bogor dengan jarak 1,36 meter.
6) Harapan 3, Iksan Malik Barlin dari SMA Islam PB Soedirman Jakarta dengan jarak 1,64 meter. 

Pengumuman pemenang KRAR 2016 dan pengumuman peserta yang lolos ke Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2016 diumumkan pada hari Senin, 29 Agustus 2016 melalui email dan fax ke sekolah-sekolah. Sedangkan piala pemenang KRAR Jabodetabek 2016 akan diberikan pada tanggal 24 September 2016 bersamaan dengan Lomba Poster Nasional Asia Pasific Regional Space Agency Forum (APRSAF), salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh APRSAF. 

KRAR Jabodetabek 2016 hanyalah langkah awal peserta menuju Kompetisi Roket Air Nasional yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2016 di Jakarta dan akhirnya ke tingkat Internasional di Manila, Filipina pada bulan November 2016 dalam rangka Water Rocket Event APRSAF ke-23.

Selamat kepada para pemenang. Sampai jumpa di kompetisi selanjutnya.

Jumat, Agustus 19, 2016

PP-IPTEK Turut Serta dalam Jambore Nasional X 2016

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai lembaga pemerintah yang bergerak dalam pendidikan, pembelajaran, dan pengajaran iptek masyarakat berpartisipasi dalam Jambore Nasional X 2016 pada Pameran Teknologi, Seni, dan Budaya yang dilaksanakan pada 15-19 Agustus 2016 di Pusat Dirgantara (Pusdirga), Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur.

Jambore Nasional (Jamnas) merupakan kegiatan perkemahan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali yang diikuti oleh Pramuka Tingkat Penggalang atau usia 11 – 15 tahun dari berbagai daerah. Kegiatan Jamnas senantiasa melibatkan kontingen kwartir cabang (setingkat kabupaten/kota madya) dari seluruh Indonesia. Peserta Jamnas terdiri dari sekitar 600 kontingen kwartir cabang. Acara Jamnas X 2016 sendiri berlangsung pada tanggal 14 – 20 Agustus 2016 yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo. 

PP-IPTEK memamerkan 5 alat peraga yang bertemakan sains dengan konsep ilmu fisika dan matematika yang biasa dipelajari siswa di sekolah, yaitu Menebak Tanggal Lahir, Kursi Paku, Gyroskop, Pusingan, dan Pendulum Ganda.  

Peserta Jamnas yang datang ke stand PP-IPTEK per regu terdiri dari 8-16 orang. Para peserta sangat antusias terhadap sains dan teknologi terlihat dari ramainya stand PP-IPTEK. Dengan alat-alat peraga ini, mereka dapat belajar sambil bermain dengan alat peraga yang interaktif dan menyenangkan. Hingga hari terakhir ada lebih dari 1000 peserta Jamnas X 2016 yang mengunjungi stand PP-IPTEK TMII.

Selamat hari pramuka nasional! Semoga ke depannya sains dan teknologi semakin maju dan generasi penerus bangsa dapat menghasilkan karya-karya yang inovatif.

Senin, Agustus 01, 2016

PP-IPTEK Meramaikan IBM Maritime Edutainment di Kapal Perang Kolinlamil

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) ikut meramaikan kegiatan IBM Maritime Edutaintment dalam rangka hari Anak Nasional dan HUT ke-55 Kolinlamil pada 30 Juli 2016 di Kapal Perang milik Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), KRI Tanjung Nusanive 973 dan KRI Bintuni, Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Kegiatan ini dipelopori oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak bekerja sama dengan PP-IPTEK, IBM, TNI AL, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan BNN ini diikuti sekitar 678 siswa yang berasal dari tiga sekolah di Jakarta, yaitu SMK Daarul Uluum Al-Islamiyah Jakarta Selatan, SMPN 99 Jakarta Timur, dan SMP Islam Terpadu Insan Mubarak, Jakarta Barat.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Aan Kurnia dalam sambutan yang diwakili, Asisten Operasi (Asops) Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, berharap kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memberikan pendidikan kemaritiman kepada para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia.

PP-IPTEK memamerkan 20 alat peraga yang bertemakan sains dengan konsep ilmu fisika dan matematika yang biasa dipelajari siswa di sekolah. Para siswa sangat antusias terhadap sains dan teknologi terlihat dari ramainya stand PP-IPTEK. Dengan alat-alat peraga ini, siswa dapat belajar sambil bermain dengan alat peraga yang interaktif dan menyenangkan.

Selain alat peraga, PP-IPTEK pun menyajikan Science Show yang menjadi Program Reguler di PP-IPTEK. Pemandu PP-IPTEK berinteraksi langsung dengan beberapa siswa untuk merasakan percobaan-percobaan yang disajikan. Para siswa sangat antusias menyaksikan fenomena yang menggambarkan tentang kecanggihan sains yang menarik, unik, dan interaktif.

Terdapat pula berbagai Workshop dari Dispotmar Mabes TNI AL dengan tema Pengenalan Indonesia sebagai Negara Maritim, Direktorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri tentang Stop Kekerasan Pada Anak, Badan Narkotika Nasional (BNN) tentang Say No To Drug, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika tentang Internet Safety.