Breaking News

Kegiatan Workshop STEAM Untuk Para Guru Sampoerna Academy

Pusat Peragaan Iptek, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) bekerjasama dengan Sampoerna Academy mengadakan Workshop STEAM (Science, Technology, Engineering, Art & Mathematics) sebagai suatu cara memberikan pembekalan sekaligus menggiatkan guru-guru yang berkecimpung didunia pendidikan untuk dapat memberdayakan siswa-siswanya dalam kegiatan pembelajaran yang terintegrasi. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para guru tersebut memiliki bekal untuk bisa mendorong para siswa dalam mengerti metode ilmiah, membuat karya bahkan membuat inovasi yang diharapkan mampu diaplikasikan dan memberi manfaat yang dapat menjawab problematika di masyarakat.
Workshop STEAM yang berlangsung pada 26-27 Mei 2015 diisi oleh narasumber yang kompeten dalam bidangnya yaitu Tenaga Ahli PP-IPTEK, Kemenristek dan Dikti, J.R.E Kaligis, M.Sc dan Kepala Divisi Operasi PP-IPTEK, Kemenristek dan Dikti, Dr. Hendra Suryanto. Kegiatan hari pertama diawali dengan Brainstroming Idea oleh J.R. E. Kaligis mengenai Dampak Global Warming bagi dunia, khususnya di Indonesia berikut solusi yang dapat dilakukan untuk mengantisipasinya, kemudian dilanjutkan oleh tiap-tiap kelompok yang berjumlah 7 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan eksperimen sains yang dapat menggunakan alat dan bahan yang ada dalam keseharian kita yang dipandu oleh Dr. Suryanto, kemudian setiap kelompok diminta untuk mengerjakan proyek dengan mengusung tiga tema yaitu tentang konsep Roller Coaster, Roket Air dan Pesawat. Tiap-tiap kelompok tersebut diwajibkan untuk merealisasikan ide dan mempresentasikannya pada esok harinya. Namun, ditengah kegiatan diadakan ice breaking untuk lebih memberi mood boster kepada para guru Sampoerna Academy oleh Staf Program dan Pendidikan PP-IPTEK, Kemenristek dan Dikti, Mahfud Awaludin Yusuf.
Pada Hari kedua, setiap kelompok diberi waktu untuk merealisasikan ide-ide yang terbagi menjadi tiga proyek besar melalui undian. Setelah istirahat siang, setiap kelompok mempresentasikan apa yang mereka buat dan mendiskusikannya dengan narasumber serta kelompok lain. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi dari setiap kelompok berikut penyerahan piagam oleh Kepala Sekolah Sampoerna Academy. Dengan adanya kegiatan STEAM, diharapkan para guru mampu mengolah setiap informasi dan menjadikannya sebuah kreasi yang dapat mengugah siswanya dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga setiap ilmu yang didapat bisa saling mengisi dan mengintegrasi juga mampu menelurkan inovasi-inovasi bagi keberlangsungan lingkungan dan kehidupan manusia serta alam sekitarnya.

Tidak ada komentar