Breaking News

"Hidden Message" Besutan PP-IPTEK Resmikan Science Discovery Lab

Pesan warna merah bertuliskan "L'Oreal Science Discovery Lab" muncul sesaat setelah Mr. Jean Christophe Letellier, Presiden Direktur PT. L'Oreal Indonesia, menyemprotkan cairan bening kepermukaan papan putih yang semula polos. Keunikan fenomena tersebut sontak disambut dengan riuh tepuk tangan ratusan hadirin yang datang menyaksikan acara peresmian L'oreal Science Discovery Lab (LSDL), di SMA Diponegoro 1 Rawamangun, Jakarta Timur.

LSDL adalah bagian dari 100 proyek Corporate Social Responsibility (CSR) PT. L'Oreal sebagai wujud perayaan 100 tahun L’Oreal. Peresmian LSDL yang merupakan hasil kerjasama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) ditandai dengan pemberian bantuan kepada 10 sekolah menengah yang membutuhkan terutama yang memiliki keterbatasan fasilitas laboratorium sains. Hal ini sejalan dengan inti pernyataan Dr. Idwan Suhardi, Deputi Menristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, dalam konferensi pers setelah acara peresmian LSDL, “Perusahaan-perusahan dan juga negara-negara diseluruh dunia mendedikasikan bentuk program CSR-nya untuk riset dan pengembangan pada bidang Iptek dalam rangka mendukung produknya”.

“Hidden Message”, demikian nama demonstrasi besutan PP-IPTEK yang digunakan pada acara puncakperesmian LSDL hari ini, Selasa, 14 Juli 2009. Demonstrasi tersebut merupakan salah satu dari ratusan jenis demonstrasi sains yang telah dikembangkan PP-IPTEK. Fenomena munculnya tulisan berwarna merah merupakan reaksi kimia antara Phenolptalein (PP), sebagai indikator asam-basa, dengan air kapur, Calcium carbonate (CaCO3) yang bersifat basa. Papan putih yang terlihat polos sebenarnya sudah dibubuhi Phenolptalein sebelumnya sesuai tulisan yang diinginkan, sedangkan cairan yang disemprotkan oleh Mr. Jean tidak lain adalah cairan air kapur.

Selain “Hidden Message”, PP-IPTEK juga berpartisipasi dengan menampilkan demonstrasi sains lainnya seperti Semburan Naga dan Magic Breath. Rita dan Roy pemandu PP-IPTEK yang bertugas sebagai demonstrastor membuka sesi ini dengan permainan kata. “Antonim” dan “Ikuti kata-kata saya” demikian Clue yang disampaikan Rita untuk permaian kata. Pada permainan kata ini, banyak hadirin yang terkecoh dengan ulah Rita, teriakan dan gelak tawa hadirin terdengar hebat tatkala Rita menyebutkan solusinya, tidak terkecuali Direktur PP-IPTEK, Finarya Legoh, yang duduk berdampingan dengan Prof. Arif Rahman.

Selanjutnya giliran Roy menunjukkan aksinya. Semburan api yang cukup besar layaknya Naga terpancar saat Roy meniupkan serbuk putih, dengan bantuan selang, kearah api yang kecil. Serbuk yang digunakan pada demo semburan naga ini adalah tepung maezena. Maezena merupakan karbohidrat yang banyak mengandung gula sehingga sifat alaminya mudah terbakar. Ketika ditiup, partikel maezena yang terbang diudara akan banyak bertemu dengan oksigen sehingga akan mempercepat proses pembakaran, dan terjadilah luapan api yang besar.

Demonstrasi berikutnya adalah “Magic Breath”. Dengan bantuan nafasnya, Roy tampaknya akan menyulap cairan yang awalnya berwarna merah menjadi tidak berwarna/bening. Seperti biasa Rita langsung melemparkan pertanyaan kepada hadirin untuk fenomena ini. “Walaupun tidak diberitahu nama cairannya, tapi saya tahu itu cairan basa yang jika dicampur dengan Phenolptalein akan berwarna merah, konsentrasi basanya akan berkurang jika bereaksi dengan CO2 keluaran dari nafas kita, sehingga jika terus-menerus ditiup cairan lama-lama akan menjadi bening”, dengan lugasnya Ibu Nurul, guru dari SMAN 1 Cibungbulan, Bogor, menjawab pertanyaan Rita. Hadirin pun berteriak, bersorak, sambil bertepuk tangan atas jawaban yang diberikan, seraya meluapkan kekesalannya membalas kecohan-kecohan Rita sebelumnya.

Ibu Nurul juga sempat menyampaikan apresiasinya kepada PP-IPTEK karena mendapat pencerahan berkat demonstrasi-demonstrasi yang ditampilkan. beliau menjelaskan, walaupun sudah mengerti kosepnya tetapi percobaan yang dilakukan seperti itu-itu saja. Demonstrasi sains seperti tersebut diatas dan demonstrasi-demonstrasi sains menarik lainnya dapat disaksikan oleh masyarakat di PP-IPTEK, yang buka setiap hari mulai pukul 09.00 s.d 17.00 wib. (PP-PTEK)

Tidak ada komentar