Blog Archive

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin || Pendaftaran Kontes Robot 2014 diundur sampai dengan 8 Agustus 2014

Selasa, Januari 12, 2010

Iptek Merupakan Komponen Kebudayaan Yang Perlu Dikonservasi dan Dikomunikasikan

Museum, berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums, adalah institusi permanen yang melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan.(Wikipedia)

Tahun Kunjung Museum 2010 telah dicanangkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik pada 30 Desember 2009 lalu. Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) bersama dengan manajemen TMII beserta dengan unit-unit museum lainnya dilingkungan TMII langsung merespon dan mendukung kegiatan pemerintah tersebut melalui kegiatan yang bertajuk Festival Museum Nusantara 2010. Dengan pencanangan Tahun Kunjung Museum 2010 pemerintah mengharapkan kunjungan wisatawan domestik maupun turis asing ke berbagai museum yang ada di Indonesia mengalami peningkatan. Selain itu, pencanangan ini juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan sesuai fungsi museum kepada masyarakat.

Festival Museum Nusantara diresmikan oleh staf ahli Menbudpar, Surya Yoga, pada hari Jumat, 8 Januari 2010 bertempat gedung Bale Panjang Museum Indonesia, TMII. Dalam kesempatan ini Surya Yoga, mewakili Menbudpar, membacakan kata sambutan dari Jero Wacik. Sambutan Menbudpar yang dibacakan a.l: Ucapan terimakasih kepada tmii yang berperan aktif dan tanggap atas aspirasinya, begitu dicanangkan beberapa hari lalu langsung dijawab dengan positif oleh pihak TMII. Beliau juga menyampaikan penghargaan yang setingi-tingginya atas upaya tmii melaksanakan festival museum Nusantara 2010 ini. Beliau juga menyerukan kepada masyarakat untuk wajib kunjungi museum dengan program-programnya, sebagai wahana rekreasi dan edukatif. Selain itu untuk mencerdaskan bangsa, melestarikan kehidupan bangsa, menjaga ketahanan nasional bangsa dan memberi aspirasi dari masa lalu ke masa depan.

Selain Museum Indonesia, dalam kesempatan ini Surya Yoga meninjau beberapa lokasi unggulan di TMII seperti Museum Penerangan, PP-IPTEK, Museum Transportasi, dan dan Berakhir di Museum Bayt Al-Quran. Surya Yoga beserta rombongan tiba di PP-IPTEK pukul 16.00. KehadiranNya disambut oleh Direktur PP-IPTEK, Finarya Legoh, yang langsung menuju ke tempat domonstrasi peluncuran roket. Kali ini, 2 roket berparasut dengan pendorong serbuk bedak meluncur dengan mulus sesaat setelah Surya Yoga, didampingi Dirut TMII Sugiyono, menekan tombol, yang langsung disambut dengan tepuk tangan hadirin. Dipandu langsung oleh Direktur PP-IPTEK, Surya Yoga beserta rombongan menuju galeri peragaan untuk menyaksikan demonstari sains dan mencoba beberapa alat peraga a.l. Piano Angklung, Getaran Yang Baik (Questacon), Simulasi Gempa Bumi, Generator Van De Graff, Harpa Tanpa Dawai, dan Tebak Tanggal Lahir.

Iptek menyangkut berbagai cabang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berpotensi memberikan dukungan besar bagi kesejahteraan bangsa, keamanan, pelestarian fungsi lingkungan hidup, pelestarian budaya bangsa dan taraf hidup manusia. Keberadaan PP-IPTEK dan Museum-museum lain bertujuan untuk memperkenalkan seni budaya kepada semua masyarakat, utamanya pada generasi muda, agar lebih mencintai lagi seni budaya bangsa yang dapat menggerakan ekonomi dan percepatan pembangunan.

PP-IPTEK walaupun tidak menyandang nama museum, namum mempunyai fungsi dan tugas sama seperti museum, terlebih bahwa llmu pengetahuan dan teknologi (iptek) juga merupakan salah satu komponen dari kebudayaan. Dengan alat peraga yang ditampilkan PP-IPTEK telah mengonservasi, memamerkan, serta mengomunikasikan, riset-riset dan temuan Iptek kepada masyarakat yang berperan untuk membangun pemikiran imajinatif di masa depan.[pp-iptek]

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar